Puluhan Warga Lingkar Tambang Merbuk Gelar Aksi Lakban Mulut, Tolak Tambang Ilegal
Kuasa Hukum warga lingkar tambang, Wahyu Firdaus mengatakan masyarakat ini merasa terganggu karena suara bising yang ditimbulkan dari mesin tambang.
“Negara kita ini Indonesia, penghasil timah terbesar, khususnya di Provinsi Bangka Belitung, dengan kekayaan yang ada, boro-boro masyarakat hidup sejahtera, tetapi untuk mendapatkan kehidupan yang tentram saja mereka sangat sulit, karena kegiatan inu bukan satu dua kali saja dan sudah sangat meresahkan masyarakat,” terangnya.
“Untuk itu kepada Kapolri kami memohon, agar masalah ini tidak berlarut-larut dan membuat konflik di tengah masyarakat, kami memohon segera ditindak tegas para penambang ilegal ini, agar terciptanya ketentraman di tengah masyarakat,” tambahnya.
Pihaknya pun berharap suara bising dari mesin tambang tidak lagi menggangu pihaknya dan apabila kawasan tersebut dilegalkan untuk ditambang, maka pohaknya bersedia untuk patuh demi kesejahteraan bersama.
