“Kita antar telur pakai sepeda. Lurah monitorkan dengan kader posyandu report tiap bulan berapa anak yang datang ke posyandu. Telur yang dikumpulkan ini bukan untuk stunting saja tetapi juga ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK),” jelasnya.

Poin lainnya yang menjadi bahasan terkait Gerbang PAD. Budi menyebut bahwa ia berencana untuk memaksimalkan penerimaan dan pendapatan pajak daerah dan retribusi sebagai salah satu pendapatan asli daerah.

“RT jangan dibuat tidak bertarget, nanti RT kita targetkan kalau bisa pungutan pajak PBB 100 persen mengantar dan menagih berikan satu juta kalo tidak full jangan. Camat dan Lurah juga jika ada formulir pendaftaran surat tanah sebelum ditandatangani masukin ke pendaftaran wajib pajak, jadi SPPT kita nambah untuk tahun berikutnya,” paparnya. (eka/kominfo pangkalpinang)

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Diskominfo Babel Konsultasi Bersama Publik