“Program ini tersebar di delapan kecamatan, termasuk di Kecamatan Kepulauan Pongok. Walaupun sedikit petani di sana tetap mendapat perbaikan irigasi,” papar Risvandika.

Di sisi lain sambung dia, produktivitas padi para petani terus didorong pemerintah daerah. Hal itu sebagai upaya memastikan pasokan beras hasil produksi petani aman demi memenuhi kebutuhan masyarakat. Karenanya dibutuhkan infrastruktur pertanian yang mumpuni dalam mendukung produktivitas padi tersebut.

Pihaknya terus berupaya agar produktivitas pertanian tetap maksimal meski di tengah musim kekeringan saat ini. Infrastruktur pertanian mempunyai peran penting dan menjadi kunci utama terkait menjaga stok pangan, khususnya beras.

Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Basel melakukan berbagai strategi seperti memperkuat sinergi. Mulai dari menambah indeks pertanaman (IP) dan memberikan bantuan peralatan kepada petani. Pihaknya terus menjalin komunikasi intens dengan pemerintah pusat serta pemerintah provinsi.

Baca Juga  Mahasiswa Telkom University Surabaya Gelar Workshop Pembuatan Website Bersama Dewan Ambalan SMAN 1 Airgegas

Semua bergerak dengan kewenangan masing-masing. Diharapkan terjalin kerja sama baik dari sisi teknologi, pengembangan sumber daya manusia dan dukungan sarana hingga prasarana. Kemudian untuk IP, pemerintah setempat berupaya meningkatkannya demi menambah luas tanam padi.

“Dalam arti bahwa irigasi tersebut harus dapat meningkatkan indeks pertanaman tadinya satu kali menjadi dua kali, dua kali menjadi tiga kali serta meningkatkan produktivitas tanaman. Hal yang utama adalah peningkatan produksi padi dan komoditas lainnya yang posisinya ada di daerah irigasi,” sebutnya.

Meskipun begitu kata Risvandika, saat ini pembangunan peningkatan infrastruktur pertanian saat ini sudah mencapai 90 persen. Dalam waktu dekat ditargetkan semua infrastruktur penunjang dapat digunakan dan mampu berdampak terhadap hasil produksi petani.

Baca Juga  Bawaslu Basel Ingatkan Masyarakat Tidak Terlibat Politik Uang

“Progres sudah di atas 90 persen, kita tinggal menunggu penyelesaian tingkat akhir pekerjaan. Pengerjaan sudah dilakukan sejak bulan Mei 2024,” pungkas Risvandika.