Sementara itu, Head Corporate Communication Taspen Rizky Baharudin menyampaikan, kedatangan mereka ke PT Timah untuk melihat pengelolaan arsip.

“Kita datang ingin belajar dan melihat langsung proses pengelolaan arsip di PT Timah karena kita mau learning from the best untuk pengelolaan arsip terakreditasi di BUMN itu baru PT Timah dan PT KAI,” katanya.

Menurutnya, dari benchmark ini ada beberapa hal yang bisa diadopsi untuk diimplementasikan di PT Taspen. Salah satunya ialah pentingnya untuk mengglorafikasikan tentang kesadaran mengelola arsip.

Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Anggi Siahaan mengatakan, Unit Kearsipan PT Timah terus melakukan pembenahan dan penyesuaian dalam pengelolaan arsip agar keamanan dan keselamatan arsip tetap terjaga dan sesuai dengan standar yang ditentukan perka ANRI.

Baca Juga  PT Timah Bukukan Pendapatan Rp8,25 Triliun dengan Laba Bersih Rp908,81 Miliar di September 2024

“Kita sudah menerapkan arsip digital, dengan adanya akreditasi dari ANRI tentunya kita harus mengikuti semua standar yang ditetapkan mulai dari pengelolaan, penyimpanan, pengawasan dan pembinaan,” katanya. (*)