Menurutnya jumlah laporan yang masuk dari provinsi kepulauan Bangka Belitung tidaklah banyak dibanding provinsi lainnya, namun di setiap tahun selalu ada peningkatan jumlah laporan dengan indikator yang berbeda-beda.

“Tidak banyak atau mungkin juga masyarakat malas melaporkan indikasi korupsi ini atau karena memang tidak cukup alat bukti. Harapan kita tidak ada yang perlu dilaporkan maayarakat agar semua lancar,” ujarnya.

Johnson menambahkan, pihaknya tidak dapat merinci secara detail jenis laporan yang disampaikan masyarakat karena hal tersebut dirahasiakan dan hanya diketahui oleh orang tertentu saja.

“Saya cuma dapat statistik rekapitulasi, namun indikatornya itu dirahasiakan karena itu pelaporan masyarakat jadi detailnya hanya diketahui orang-orang tertentu saja,” tutupnya.*

Baca Juga  Desa Mekar Jaya Beltim Ditetapkan sebagai 22 Desa Percontohan Anti Korupsi se-Indonesia