Ketiganya lalu diamankan, yang mana salah satu dari tiga orang tersebut bernama Usman yang diduga adalah sasaran tim buser naga.

Setelah diinterogasi, awalnya Usman tidak mengakui bahwa ada melakukan pencurian sepeda motor milik korban.

Namun menurut kesaksian Toloy yang sebelumnya berhasil diamankan terkait pencurian emas, mengaku bahwa pada saat pencurian Toloy ditemani oleh Usman.

Ketika itu Usman bertugas sebagai joki sedangkan Toloy bertugas sebagai eksekusi.

Kemudian Tim Buser Naga melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap Usman dan hanya mengaku bahwa ada membantu menjual 1 unit sepeda motor merk honda Vario milik korban di burukan daerah Air Mangkok bersama dengan Toloy seharga Rp800.000.

Baca Juga  Terlilit Utang akibat Judi Slot Online, Pemuda di Pangkalpinang Ditemukan Tewas Gantung Diri

Menurut Toloy, dirinya dan Usman ada membongkar body sepeda motor merk honda vario milik korban di bengkel milik Santo di daerah ampui, namun Usmam tidak mengakui bahwa ada mengikuti Toloy pada saat kejadian.

Selain itu Toloy juga mengaku mencuri 1 unit sepeda motor merk honda scoopy warna merah bersama dengan Usman di masjid daerah Balun Ijuk yang barang buktinya sudah diserahkan oleh anggota Polsek Merawang.

Kasat Resksrim menambahkan, selain menangkap pelaku Usman, polisi juga mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor merk Honda Vario warna hitam merah.

“Tersangka Usman dan barang bukti diserahkan ke Polsek Pangkalan Baru Bateng guna proses penyidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Baca Juga  Kabur ke OKI, Pencuri Motor Warga Toboali Dicokok Tim Gabungan