Ako Atet masih merasa beruntung barang-barang lainnya seperti kompor gas. Kemudian tabung gas 5 kilogram, kulkas tidak sempat dibawa pelaku, namun dirinya mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 770.000.

“Mungkin malingnya buru – buru jadi tidak sempat ngambil barang lain. Jadi setelah mencuri, pelaku merapatkan lagi pintu kantinnya. Bahkan kunci gembok yang dirusak tidak ditemukan,” tambah Ako Atet.

Dikatakan Ako Atet, Pencurian di kantinnya bukan kali pertama terjadi. Beberapa waktu lalu juga pernah mengalami hal yang sama. Bahkan saat itu barang – barang yang digondol jumlahnya lebih banyak.

“Beberapa tahun lalu teh botol 10 kerat dan tabung gas 6 buah. Lumayan lah kerugiannya,” ujarnya.

Baca Juga  Curi Rp3 Juta di Warung, Seorang Buruh di Bangka Selatan Nyaris Diamuk Massa