“Spesifikasi kita minta sesuai dengan standar dan kita beli langsung dari pabriknya di Surabaya yang juga selalu mensupply untuk kebutuhan para atlet dari beberapa provinsi lain seperti Jawa Timur, Barat, dan DKI Jakarta,” terang Ricky.

Untuk mekanisme pembelian atribut juga sudah mengikuti prosedur sesuai E-katalog sehingga semua kualitas barang-barang seperti jaket, topi, kaos polo, sepatu, tas dan yang lain kami pastikan sesuai standar yang diminta.

“Mekanisme pembelian juga kita sesuai E-katalog meski designnya ada yang tidak suka dan suka. Semua atribut tidak ada logo PON karena kita harapkan atlet tetap menggunakan atribut itu di mana saja seperti latihan sore dan kegiatan olahraga lainnya,” tutup Ricky.**

Baca Juga  80 Pelatih Cabor se-Bangka Belitung Dapat Pelatihan Fisik dan Mental