“Perlu diskusi dengan Forkompimda, membangun hubungan dengan Pak Kapolda, Kajati, Danrem, angkatan laut, angkatan udara dan pimpinan DPRD serta semua tokoh masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menerangkan jika kepercayaan Presiden kepada Sugito adalah amanah dari Tuhan Yang Maha Esa dan terpilih setelah Kemendagri meminta masukan dari kementerian/lembaga.

“Ini adalah takdir Allah SWT yang menghendaki Bapak untuk menjadi Pj Gubernur Babel,” ujarnya.

Di sisi lain terkait sosial dan ekonomi, Tito juga menjelaskan bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi di Babel sedang menurun walaupun inflasi terjaga dengan baik.

“Ini yang harus bapak pertahankan. Dengan mendongkrak pertumbuhan ekonomi, karena banyak masyarakat Babel bergantung di sektor pertambangan timah yang kemarin ada tersandung masalah,” ungkapnya.

Baca Juga  Pj Gubernur Safrizal Gerakkan Semarak Babel, Tanam 60.000 Bibit Cabai

Di samping tugas rutin reguler guna mendorong pemerintahan tetap berjalan, Tito meminta tetap ada ada lompatan yang lebih bagus sampai ada pejabat definitif hasil pilkada.

“Di mana setelah terpilih inkrah itu pelantikan serentak untuk gubernur/wakil gubernur itu tanggal 7 Februari 2025, dan bupati/walikota itu tanggal 10 Februari 2025, jika tidak ada sengketa. Kalau ada sengketa, selesaikan dulu baru dilantik,” pungkasnya. *