Ciptakan Bangka Barat Mandiri dan Sejahtera, Paslon Mandiri Susun Indikator Ini
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Calon Bupati Bangka Barat (Babar), Mansah telah merancang sejumlah hal bersama Dwi Aryani jika diamanahkan oleh rakyat memimpin kabupaten ini. Sehingga ke depan, Babar bisa menjadi kabupaten yang mandiri dan sejahtera.
Saat dikonfirmasi usai menerima Surat Keputusan (SK) Rekomendasi dan B1 KWK dari Partai Golkar, Senin (27/8/2024) sore. Ia menuturkan untuk membuat Babar menjadi kabupaten yang mandiri dan sejahtera, harus memperhatikan beberapa indikator.
“Pertama yaitu sehat badannya, cerdas otaknya, tenang jiwanya, tebal kantongnya. Jika diamanahkan oleh masyarakat untuk memimpin Babar lima tahun ke depan bersama Ibu Dwi Aryani, kami juga akan melanjutkan program desa mandiri,” kata Mansah.
Dia kemudian menjabarkan indikator pertama sehat badannya. Ia pikir hari ini program itu sudah berjalan, tinggal memperbaiki di mana kekurangan atau hal-hal yang perlu ditambah dari sisi kualitasnya. Indikator kedua cerdas otaknya yang berkaitan pendidikan.
“Saya pikir hari ini, itu sudah dilakukan. Tapi ada hal-hal baru yang ingin kita perkuat kualitasnya. Misalnya buku, hari ini banyak orang tua kita masih beli buku. Pakaian sekolah, masyarakat yang tidak mampu terbebani dengan biaya untuk beli pakaian seragam sekolah,” ujar Mansah.
Selain itu, hal lainnya yang turut dirinya perhatikan bagaimana meningkatkan fasilitas belajar dan mengajar. Dengan membangun infrastruktur pendidikan yang memadai. Para pelajar yang akan menjadi generasi penerus bangsa ini akan belajar dengan nyaman.
Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pendidikan juga harus ditingkatkan. Dengan begitu, guru-guru yang mengabdikan dirinya di wilayah ini dapat menciptakan pendidikan yang berkualitas. Indikator selanjutnya ialah tenang jiwanya berkaitan kerohanian.
“Kita akan memfasilitasi pembangunan tempat ibadah, pendidikan keagamaan, perhatian yang layak untuk tempat para ustaz dan ustazah. Bukan hanya Islam saja, namun juga agama yang lain baik itu Nasrani, Konghucu, Hindu, Buddha, itu yang kita perkuat,” katanya.
