Toleransi Beragama Tinggi, Desa Baru Manggar Dicanangkan sebagai Desa Sadar Kerukunan
“Kita menyentuh wilayah ini agar masyarakat peka terhadap kerukunan dan kebersamaan. Politik ini fluktuatif, kalau kerukunan terus dirawat, maka fluktuasi politik tidak mendominasi karena kita sudah terlatih berbeda agama. Untuk itu kita harap kerukunan dapat terus terjalin,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Beltim Burhanudin mengatakan pencanangan ini merupakan langkah awal dalam upaya bersama untuk membangun dan memperkuat kerukunan di tengah masyarakat yang kaya akan keberagaman.
“Sesuai tema yang diangkat Harmoni dalam Keberagaman, hal ini mengingatkan bahwa keberagaman adalah sebuah kekayaan yang harus dijaga dan disyukuri. Apalagi jelang pillkada, harmonisasi sangat penting dijaga,” ungkap Burhanudin.
Di sisi lain, Kepala Desa Baru Husnul Khalik mengucapkan terima kasih ditetapkannya Desa Baru sebagai Desa Sadar Kerukunan.
“Atas nama pemerintah Desa Baru, kami mengucapkan terima kasih atas ditetapkannya desa kami sebagai desa sadar kerukunan beragama di Provinsi Babel, di mana sejak berdiri tahun 1955, Desa Baru belum pernah terjadi gesekan-gesekan antar agama. Hal ini menjadi kekuatan bagi Desa Baru untuk maju dan berkembang,” ungkap Husnul Khalik.
Ia menjelaskan di Desa Baru rumah ibadah ada 3 masjid, 2 gereja, 1 wihara dan 2 kelenteng.
Penduduknya muslim sebanyak 8.381 orang, Budha 564 orang, Kristen Protestan 195 orang, Kristen Katolik 75 orang, Konghucu 63 orang dan Hindu 4 orang.
