Ciptakan Sejarah Perempuan Pertama Maju di Pilkada Babar, Ini Motivasi Dwi Aryani
“Saya telah banyak mengamati kondisi masyarakat Babar. Saya merasa bahwa terpanggil dan diminta masyarakat. Mereka ingin suatu perubahan, dan ingin sesuatu yang baru. Apalagi saya sebagai perempuan pertama yang mencalonkan diri,” ujar Dwi Aryani.
“Banyak sisi yang dapat diperjuangkan di Babar. Dari sisi sejarah politik belum ada perempuan, ini suatu potensi di mana perempuan bisa memaksimalkan potensi yang ada dengan program-program yang mengadvokasi perempuan,” katanya.
Menurut Dwi, masih banyak yang harus diperhatikan di Babar. Terutama dari sektor perekonomian yang saat ini benar-benar melemah dan berpotensi membuat permasalahan pada rumah tangga. Apabila ekonomi sudah baik, otomatis keluarga itu akan sejahtera.
“Tidak ada lagi yang namanya masalah dalam rumah tangga, kan muaranya semua permasalahan ekonomi. Karena pasca timah kita masih punya PR yang harus kita selesaikan. Mulai dari pariwisata, pertanian, perkebunan dan banyak yang harus kita optimalkan,” ucap Dwi Aryani.
