“Melalui kegiatan ini juga kami menginformasikan kepada masyarakat bahwa jajaran Bawaslu Kota Pangkalpinang hadir di tengah-tengah masyarakat mulai dari tingkat pengawas Kota Pangkalpinang, pengawas Kecamatan, pengawas Kelurahan hingga ke pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ujarnya.

Dalam kegiatan karnaval ini juga Bawaslu Kota Pangkalpinang bersama jajaran Panwascam menampilkan contoh pelanggaran pemilihan yang menjadi fokus pengawasan dan pencegahan pelanggaran seperti netralitas ASN TNI dan POLRI, money politic, politisasi sara dan program prioritas Bawaslu Kota Pangkalpinang yaitu kawal hak pilih bagi penyandang disabilitas, bagi pemilih pemula dan bagi pemilih lansia.

“Kita juga menampilkan deklarasi pemilihan damai yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini ditandai dengan pembangunan tugu deklarasi pemilihan damai 2024,” ujarnya.

Baca Juga  Bawaslu Pangkalpinang Awasi Ketat Pendistribusian Surat Suara Pemilu 2024

Koordinator Sekretariat, Fahlevi Pradidaya menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat Kota Pangkalpinang dapat ikut andil menjadi pengawas partisipatif dalam pesta demokrasi ini.

“Kita harap masyarakat tidak takut melaporkan segala dugaan pelanggaran tindak pidana pemilihan kepada Bawaslu ataupun Panwaslu kecamatan terdekat disertai dengan bukti dukungnya,” ujarnya.*