Kata dia, untuk kegiatan ke depan, pihaknya siap berkolaborasi dalam bidang digital, pariwisata, dan produk untuk ditampilkan pada level ASEAN.

“Kita punya potensi Hutan Pelawan yang memiliki madu hutan liar, madu pahit, madu manis, madu kelulut, lada hitam, lada putih, teh organik, dan lainnya, serta kerajinan seperti kopiah resam, makanan lokal dan lainnya bakal diperkenalkan ke dunia,” tuturnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung Desa Namang, mulai dari Pemerintah, Swasta, BUMN, pengusaha, dan lainnya.

“Mohon dukungannya, untuk Desa Namang ke depannya,” imbuhnya.

Baca Juga  Kemendes PDTT Tinjau Desa Namang sebagai Delegasi Pertemuan Asean Village Network