Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan Terdampak Pencemaran Timah, IPB University Bimtek ke Kulur Ilir
Sementara itu, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman juga memberikan pengarahan dan menegaskan pentingnya optimalisasi hulu hilir perikanan cumi Bangka berbasis ekonomi biru sebagai upaya pengembangan sektor perikanan di Bangka Tengah.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu nelayan mengembangkan keahlian dalam optimalisasi hulu hilir pengelolaan cumi Bangka melalui pelatihan pembuatan atraktor cumi-cumi, baterai air laut, dan pengembangan kelembagaan nelayan yang aktif dan mandiri di Kabupaten Bangka Tengah,” jelasnya.
Selama kegiatan, nelayan berdiskusi dan didampingi untuk membuat 20 unit atraktor cumi-cumi dari drum bekas dan 5 unit baterai air laut, serta dilakukan simbolis pemasangan 2 buah atraktor cumi-cumi di perairan Kulur Ilir.
Kegiatan Bimtek ditutup dengan evaluasi dan diskusi bersama di Balai Pertemuan Warga Desa Kulur Ilir. Sebagai upaya keberlanjutan program, IPB turut menerjunkan 3 orang mahasiswa yang akan tinggal selama 3 bulan untuk mendampingi masyarakat sekaligus melaksanakan penelitian.
Tim dari IPB berharap bahwa kolaborasi ini dapat menjadi model bagi pengembangan sektor perikanan di daerah lain, dan memberikan inspirasi untuk penerapan inovasi yang berkelanjutan dalam mendukung ekonomi biru di Indonesia.
