Ia pastikan, tak ada unsur kesengajaan dalam insiden kebakaran itu. Mungkin terjadi oksidasi selama di perjalanan meski tak bisa dipastikan kebakaran itu. Ia mengaku tidak tahu apakah ada kendala yang dihadapi oleh kru kapal dalam proses pemadaman kebakaran.

Ia mengatakan pihaknya baru dihubungi pada Senin (2/9/2024) lalu atau berselang dua hari setelah awal kebakaran terjadi di sekitar perairan Tanjung Selokan, Provinsi Sumatera Selatan.

“Kalau kendala yang kita tidak tahu di lapangan tiga hari sebelumnya. Tapi kalau yang di sini cuma satu hari, sama hari ini dua hari. Saat dievakuasi di sini sudah padam. Setelah di sana tiga hari, baru mereka menghubungi kita karena lumayan jauh itu jaraknya 30 mil lebih dari titik awal kebakaran,” ucapnya.

Baca Juga  Begini Kronologi Laka Tambang yang Tewaskan MA di Kebun Sawit PT GSBL

Diketahui, tongkang yang ditarik oleh TB Marine Perkasa 8 berlayar dari Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin menuju ke PLTU Suralaya, Cilegon, Provinsi Banten.