Walaupun kesalahan ini tidak memiliki hukum adat yang akan diterapkan, namun jika kesalahan dilakukan secara terus menerus akan fatal akibatnya, bukan hanya tata cara makan bedulang, andi juga menambahkan sebagai pengangkat dulangpun juga memiliki tata cara kostum yang diatur.

“Orang zaman dulu jika mengangkat dulang mereka menggunakan kain pelikat  yang disimpet (dililit ke badan-Red), kalau sekarang sudah tidak begini lagi, hanya sekedar melepskan dulang saja,” jelas Andi yang menambahkan ketentuan ini sudah ada sejak abad ke-13.

Sebagai Warisan Budaya Tak Benda tata cara makan bedulang memiliki pakem yang sudah dipatenkan dan tradisi ini diharapkan jangan sampai hilang.

“Kami dari Lembaga Adat Melayu  Belitong Timor berharap tradisi makan bedulang ini jangan sampai terkikis oleh zaman dan tetap lestari, kita juga ingin masyarakat hususnya para pelajar  teredukasi tentang adat ini,” pungkasnya. (WR)

Baca Juga  Pencarian Jasad Pilot Helikopter di Belitung Timur Tak Buahkan Hasil, Tim SAR Gabungan Resmi Tutup Operasi