Kata Algafry, saat ini semua petani dan nelayan juga sedang berusaha keras, bagaimana caranya bisa meningkatkan produktivitas dan penghasilannya.

“Pemerintah Bangka Tengah mencoba membantu dengan cara mendatangkan profesor dari IPB, agar nelayan bisa berlatih mendapatkan cumi dengan menggunakan rumpon lebih modern,” tuturnya.

Bahkan, tambak-tambak ikan di Bangka Tengah sudah menggunakan gadget atau aplikasi yang bisa dimanfaatkan dalam keperluan memberi makan ikan.

“Iya masih bisa bertahan melalui sektor pertanian, ini lah yang kita andalkan, kita selalu mengadakan event juga agar bagaimana UMKM di Bangka Tengah bisa masuk,” imbuhnya.

Baca Juga  Bocah SD yang Tewas Tertabrak Truk di Simpang Katis Alami Luka Parah di Kepala