Kepala Kansar Pangkalpinang menjelaskan, usai menerima laporan, Kansar Pangkalpinang langsung menginformasikan kejadian tersebut ke Kansar Jakarta untuk melakukan pencarian terhadap kedua abk yang masih belum ditemukan, mengingat lokasi kejadian dekat dengan Kantor SAR Jakarta.

“Kemarin Selas 10 September, TB Tunas SS yang berhasil menyelamatkan ketiga ABK tersebut segera mengalihkan rute menuju Tanjung Pandan. Karena keterbatasan logisitik, mereka meminta ketiga korban dijemput,” jelas Oka.

Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue untuk mengevakuasi ketiga ABK KM Kencana Jaya yang berada di TB Tunas SS pada koordinat 2°43’48.73″S 107°30’54.55″E yang berada di sekitaran perairan Pulau Belitung.

Untuk mengevakuasi  ketiga ABK tersebut, Tim SAR Gabungan bergerak menuju titik pertemuan dengan TB Tunas SS menggunakan  Kapal RIB (Rigid Inflatable Boat) milik Basarnas serta didukung oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer USS Tanjung Pandan, Polairud Polda Babel, BPBD Kab. Belitung, Balai Kekarantinaan Kesehatan, KSOP Tanjung Pandan dan Damkar Tanjung Pandan.

Baca Juga  Kabur ke Bogor, Pelaku Kekerasan Seksual di Belitung Diringkus

“Tepat pukul 01.22 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil bertemu dengan TB Tunas SS pada Koordinat 2°43’3.48″S 107°28’46.14″E, Kemudian Tim SAR Gabungan segera mengevakuasi ketiga ABK ke RIB Basarnas. Pada Pukul 01.41 Wib, proses evakuasi terhadap ketiga ABK berhasil dilakukan dan Tim SAR Gabungan segera menuju dermaga Tanjung Pandan ke Pos Unit Siaga SAR Tanjung Pandan dan dilaksanakan pengecekan kondisi kesehatan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan Tanjung Pandan,” imbuh Oka.

Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan Tim SAR Gabungan dan beberapa pihak yang turut terlibat dalam proses evakuasi terhadap ketiga ABK KM Kencana Jaya.

“Semoga kedua korban yang dinyatakan hilang dapat segera ditemukan,” tutup Oka.

Baca Juga  Tinjau Dapur SPPG Polri di Belitung, Kapolda Sebut Pembangunan Capai 90 Persen