Selain itu, kata dia, bahwa Kota Mentok saat ini telah masuk dalam penilaian Adipura. Hal ini merupakan sebuah pencapaian yang penting. Mengingat beberapa tahun belakangan ini, kabupaten ini belum memenuhi kriteria untuk mengikuti penilaian Adipura.

“Kita tahu hari ini, Babar, khususnya Kota Mentok, sudah masuk penilaian Adipura. Kita masuk terlebih dahulu di kriterianya, baru masuk penilaian. Kami harap lewat acara ini, masyarakat kita semakin terinspirasi jaga kebersihan lingkungan berkelanjutan,” ungkap dia.

Meski begitu, bukan Piala Adipura yang menjadi target utamanya. Melainkan bagaimana bisa menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan dengan target zero sampah. Namun, ia tetap mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membawa kembali piala Adipura ke Babar.

Baca Juga  Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Bong Ming Ming: Semua Pihak Berperan

“Kita optimis bisa bawa Piala Adipura, tapi ada langkah-langkah yang kongkrit yang memang kriterianya banyak. Kabar baiknya, titik-titik tumpukan sampah di Mentok, sudah berkurang secara signifikan sekitar 90 persen sampah berceceran dibuang masyarakat,” jelas dia.