“Sirri al-Saqati berkata, “Orang yang menuju ke tempat untuk membaca Maulid Nabi Muhammad Saw maka ia telah menuju ke taman surga. Karena ia tidak menuju ke tempat itu kecuali karena cinta kepada Nabi. Dan Nabi SAW bersabda, “Barang siapa mencintaiku, maka ia akan bersamaku di surga,” lanjut dengan mengutip pernyataan Sirris Saqati.

Lalu diriwayatkan, ulama sepakat bahwa Abu Lahab medapat keringanan siksaan sebab ia pernah bergembira atas kelahiran Nabi Muhammad. Di samping itu, Abu Lahab juga membebaskan budak wanita.

Hal itu merupakan keagungan Nabi Muhammad. Seorang paman yang semasa hidupnya menentang perjuangan Nabi Muhammad bisa mendapatkan keringanan hanya karena bergembira atas kelahirannya.

Baca Juga  Tata Cara Membersihkan Kemaluan Pasca Buang Air Kecil untuk Pria dan Wanita

Keutamaan akan jauh lebih besar bagi setiap orang yang semasa hidupnya bergembira dengan lahir dan hadirnya Nabi Muhammad Saw. “Hal ini menunjukkan bahwa kemuliaan Nabi Muhammad Saw sangatlah besar, sehingga bahkan orang yang tidak beriman kepadanya pun dapat merasakannya. Maka, bagaimanakah dengan seorang muslim yang sepanjang hidupnya bergembira dengan lahirnya Nabi Muhammad Saw dan wafat dalam keadaan Islam? Tentulah ia akan mendapatkan kemuliaan yang jauh lebih besar,” pungkasnya.

Sumber: nu.or.id