Jelang Penyerahan Alkes CATHLAB dari Bank Dunia, Kemenkes Lakukan Monev ke RSUD Depati Bahrin
Selanjutnya ia mengatakan dengan adanya program pengampuan ini diharapkan dapat menciptakan aksesibilitas layanan rujukan yang berkualitas dengan meningkatkan kemampuan RS yang berada dalam ampuan, serta dukungan pemenuhan kebutuhan SDM.
“Ruang lingkup jejaring pengampuan adalah rumah sakit provinsi dan rumah sakit kabupaten/kota. Diharapkan dengan adanya kegiatan pengampuan ini, masyarakat tidak perlu jauh dirujuk, tapi bisa dilayani di RS yang telah mendapatkan program pengampuan layanan,” lanjutnya.
Tim Monitoring dan Evaluasi Kesiapan penerimaan alat kesehatan cathlab tahun 2024 dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, diwakili oleh M.
Faizal Qurtubi menekankan bahwa program ini dilaksanakan dalam rangka transformasi kesehatan melesat menuju Indonesia Emas, untuk itu Kementerian kesehatan akan membantu rumah sakit berupa alat-alat kesehatan sedangkan rumah sakit diminta menyediakan sarana prasarana dan Sumber Daya Manusia.
Tim visitasi juga memeriksa persyaratan pelayanan Cathlab mulai dari persiapan Dokumen, Kesiapan SDM termasuk dokter Spesialis Jantung yang bersertifikat, memeriksa lokasi dalam Rumah Sakit yang terdiri dari ruang tindakan, ruang monitor,ruang persiapan, ruang pemulihan dan lain-lain ke Ruang Cathlab RSUD Depati Bahrin.
Sumber: bangka.go.id
