“Karena kalau produksinya kurang kuat juga itu agak repot. Jangan sampai nanti hari ini ada, besok gak ada. Kalau bisa jangan hanya di Babar saja. Bisa ke Pangkalpinang produk dari Babar, seluruh Pulau Bangka sampai Belitung,” Burhanuddin ST melanjutkan.

Bahkan ketika memang sudah diminati, ia katakan produk UKM Babar bisa masuk pasar di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Yang terpenting itu respons dari konsumen. Ia juga ingin terus mengembangkan pembukaan gerai Alfamart di wilayah Babar.

“Apalagi di Mentok karena potensinya lumayan ya di sini. Apalagi anak-anak sekarang kan banyak orang mencari kenyamanan dalam belanja, misalnya tempatnya. Alhamdulillah pemerintah sini welcome ya, tinggal kita ekspansi dulu untuk ke depan,” jelasnya.

Baca Juga  6.600 Paket Sembako Bersubsidi Disalurkan ke Masyarakat Bangka Barat

Yang pasti, setiap Alfamart membuka gerai di suatu daerah maka tetap mengutamakan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Selain itu, Alfamart selama ini bahkan di era Covid-19 pun tidak ada yang namanya pengurangan karyawan dan pengurangan gaji.

Kepala DKUP Babar Aidi didampingi Kabid Koperasi dan UKM, Imam Dwi Firyanto mengapresiasi kegiatan ini. Para peserta sangat antusias dan tertarik mengikuti rangkaian kegiatan ini. Apalagi produk-produk UKM lokal berpeluang masuk ke Alfamart.

“Tadi juga saya dengar akan disiapkan space khusus dari Alfamart untuk menampung produk dari UKM kita tanpa bayar. Pada prinsipnya kita sangat penuh mendukung Alfamart dan yang lain untuk masuk. Tapi tentu mereka akan melihat dulu,” katanya.

Baca Juga  Dandim Pimpin Upacara Pelepasan Purna Tugas dan Perwira Pindah Satuan

“Pangsa pasar kita bagaimana, berapa yang layak untuk di Mentok, Kelapa juga. Tadi mereka sudah jalan juga 1 di Kelapa dan mereka tidak akan membabi buta. Pasti mereka punya hitungan dan survei yang sangat baik untuk membuka gerai,” jelasnya.