“Alhamdulillah acara pawai obor tahun ini bisa berjalan lancar. Meskipun ekonomi saat ini sulit, tidak memutus semangat masyarakat dusun tanah merah untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujar Nurkholis.

Menurutnya, kegiatan ini adalah bentuk rasa cinta kepada baginda Nabi Muhammad Saw yang sudah membawa kita dari zaman jahiliah ke zaman terang benerang seperti saat ini.

“Terima kasih juga kami haturkan kepada kawan – kawan Mahasiswa KKN Tematik UBB yang sudah membantu kesuksesan acara pawai obor ini. Terima kasih atas waktu dan kesempatannya, semoga kedepan kita masih bisa bersinergi,” tambahnya.

Sementara itu, Rahayu, mahasiswi KKNT UBB Baskara Bakti menyebut perayaan Maulid Nabi memang sering dirayakan diberbagai daerah di Bangka, Bahkan ada beberapa daerah yang lebaran, atau open house menerima tamu.

Baca Juga  Kejagung Copot Padeli sebagai Kajari Bateng, Yudie Arieanto Jadi Plh

“Di Dusun Tanah Merah kali ini bagi saya sangat istimewa karena merayakannya dengan pawai obor yang diikuti anak-anak daerah setempat, kami selaku mahasiswa UBB ikut senang mengambil peran dalam membantu pawai obor kemarin,” imbuh Rahayu.

Ia menambahkan, pawai obor ini juga tidak hanya di semarakan anak-anak, tapi semua warga dusu yang berpartisipasi memeriahkan sekaligus mengawasi anak-anaknya,” tutup Rahayu. (rls)