Caleg DPRD Bangka Belitung Terpilih Dilaporkan Dugaan KDRT
Di samping itu pihaknya akan mengirimkan surat ke DPP, DPC, Mendagri, termasuk Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati meminta untuk pembatalan atau penundaan pelantikan Imam Wahyudi sebagai anggota DPRD Babel dan ditembuskan ke Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.
“Besok akan dilakukan pemanggilan kembali dan kami sudah meminta agar pemanggilan kedua belah pihak baik terlapor dan pelapor di pagi hari. Namun unit PPA menjadwalkan untuk di sore hari, ini kan kita tahu artinya menunggu si terlapor dilantik terlebih dahulu,” ujar Nina.
Menurut Nina, korban IS memilih untuk tetap lanjut perkara ini dan tidak berniat untuk berdamai meski dirinya dan Imam sudah menjalani rumah tangga selama 6 tahun dan dianugerahi 3 anak yang masih bayi dan balita.
“Korban sendiri memilih untuk tetap maju terus, meskipun ada upaya dari pihak terlapor untuk mengajak berdamai, bahkan sudah mendatangi bapak korban, tetapi pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya keputusan terhadap IS,” terang Nina.
Nina menambahkan hasil visum sudah keluar dan faktanya justru luka-luka yang terdapat di badan korban lebih banyak dibanding apa yang diingat dari korban itu sendiri dalam BAP kemarin.
“Lkanya lebih banyak seperti salah satunya di paha sebelah kiri dan tangan yang lain. Korban juga mengakui dirinya mengalami tekanan dan tawaran dari Imam Wahyudi, tapi kita tetap akan maju ya,” tutup Nina.
Terpisah, Timelines.id masih berupaya mengonfirmasi pihak terlapor Imam Wahyudi sebagai perimbangan berita.
