Dokter RSUD Depati Bahrin Temukan Kasus Kawasaki Disease Pertama di Bangka
Dokter spesialis anak RSUD Depati Bahrin, dr Fadhilah Ihsani,Sp.A mengatakan, Penyebab Kawasaki disease ini belum diketahui secara pasti. Penyakit ini memang lebih banyak menyerang anak-anak berusia 0-5 tahun. Gejala awalnya mirip dengan demam berdarah. Misalnya, suhu badan tinggi terus menerus hingga 5 hari atau lebih.
“Setelah suhu badan panas berkepanjangan, biasanya diikuti dengan gejala-gejala yang lain seperti bibir dan lidah kering, pecah-pecah, serta kemerahan,muncul ruam merah pada tubuh, mata merah, tangan dan kaki membengkak serta memerah dan pembengkakan kelenjar getah bening di area leher,” katanya
Sementara itu, Direktur RSUD Depati Bahrin, dr. Yogi Yamani, Sp. B mengapresiasi tim dokter RSUD Depati Bahrin yang cepat mendeteksi dini penyakit tersebut dan bisa menangani sesuai dengan SOP dan standar pengobatannya sehingga pasien tersebut bisa terselamatkan.
“Untuk di Kabupaten Bangka terutama di RSUD Depati Bahrin ini adalah kasus kawasaki disease pertama dan berkat kolaborasi yang baik antara dokter Spesialis Bedah, dokter Spesialis anak dan dokter spesialis jantung pasien bisa melewati fase akut penyakit kawasaki,” tuturnya
Kemudian terkait dengan RSUD Depati Bahrin sebagai rumah sakit pengampu strata madya untuk program prioritas Kementerian Kesehatan yaitu program penyakit kanker, jantung, stroke dan uronefrologi terutama untuk pelayanan jantung, dewasa dan anak-anak.
“Untuk pelayanan jantung anak pun bisa dideteksi secara dini sehingga untuk pelayanan jantung anak pun kita bisa tata laksana dengan sebaik mungkin,” pungkasnya.
Sumber: bangka.go.id
