Dapat Nomor Urut 2, Paslon Maknyus Beberkan Sejumlah Program Membara
“Caranya dengan kami mendatangkan investor lebih banyak lagi agar Babar semakin maju dan sejahtera. Kita juga akan perhatikan tenaga kesehatan yang melayani sektor pelayanan kesehatan selama ini. Jangan hanya menuntut pelayanan saja,” ujarnya.
“Tetapi bagaimana kita meningkatkan gaji dari tenaga kesehatan. Karena mereka merupakan ujung tombak kita. Berikan kesempatan pada saya, saya akan buktikan itu. Karena saya sudah pernah menaikan insentif tertinggi tenaga honorer, sejarah hanya Markus yang melakukan itu sejak Babar berdiri,” ujarnya.
Sementara, Calon Wabup Nomor Urut 2 Yus Derahman sempat menyinggung program berobat gratis yang digaungkan Paslon Sukirman-Bong Ming Ming. Menurut Yus, berobat gratis harus diikuti dengan pelayanan yang baikk karena itu adalah poin terpenting.
“Pak Bupati (Sukirman), Pak Mansah itu yang penting pelayanannya. Jangan sampai datang ke Puskesmas, Rumah Sakit wajah pelayan cemberut. Ini yang harus kita perbaiki, obatnya harus ada, jangan beli ke apotek dan lain sebagainya,” ungkap Yus.
Kata Yus, program berobat gratis telah ada sejak ia menjadi anggota DPRD Babar kali pertama di tahun 2004-2009 dan 2009-2014 silam. Saat itu, warga yang memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (STKM) sudah mendapatkan pelayanan kesehatan berobat gratis.
“Semua dipilah-pilah, yang gratis hanya untuk masyarakat kurang mampu. Ini yang perlu diperbaiki, jangan diperhatikan semua. Di era Pak Parhan Ali bersama Ustaz Zuhri ada program Jamkesra, di era Ustaz Zuhri pun sudah ada Jamkesda,” jelasnya.
