Paslon Mandiri Dapat Nomor Urut 3, Mansah: Hari Ini Giliran Kita
“Kami sudah datang ke seluruh wilayah mereka mengeluhkan tadi yang sudah disampaikan. Dan tugas kami hari ini untuk memperbaikinya. Tenang jiwanya ini penting, biar kita tidak sombong dan angkuh dengan apa yang kita capai hari ini. Kita harus serahkan kepada yang maha kuasa,” ujarnya.
Maka itu, perlu ada penguatan mental spiritual agar tenang jiwanya. Bahwa apa yang dilakukan tidak semata-mata kerja keras sendiri, tapi kerja keras bersama banyak pihak di Babar. Yang terakhir, hari ini banyak masyarakat mengeluhkan tebal kantongnya.
“Lapangan pekerjaan sulit, anak-anak kita yang baru tamat sekolah tidak ada tempat untuk bekerja. Maka semua hari ini dijejal jadi PHL. Itu adalah keputusan yang tidak tepat, keputusan yang tidak benar. Maka tugas pemerintah adalah menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk masyarakat Babar agar tebal kantongnya,” sebutnya.
Mudah-mudahan, kata Mansah, Paslon Mandiri dipercayakan masyarakat untuk membawa program-program perubahan ke arah yang lebih baik. Perubahan tidak mesti diartikan dengan menghilangkan. Tapi perubahan diartikan untuk memperbaiki sesuatu yang belum baik.
Sementara, Calon Wabup Nomor Urut 3, Dwi Aryani mengatakan tahun ini jadi momentum untuk menyatukan kekuatan perempuan. Pasalnya, sejak Babar berdiri belum ada satu pun sosok perempuan yang maju dan berhasil memenangkan Pilkada.
“Tetapi kita buktikan kita akan menang tahun ini karena masih banyak PR kita menyangkut perempuan dan anak. Dan memang belum terselesaikan, maka kita harus perhatikan hak-hak ibu dan anak. Bagaimana peran perempuan bisa berperan dalam pembangunan di Babar,” katanya.
