Ia mengatakan kebutuhan darah di Bangka Belitung itu sekitar 7.000 kantong, namun baru bisa terpenuhi ada sekitar 98 persennya dan di tahun ini kesadaran masyarakat akan berdonor darah semakin meningkat dan tidak ada keluhan dari masyarakat bahwa mereka tidak terlayani saat membutuhkan darah tersebut.

“Karena rasa kesadaran masyarakat sudah terbangun, kita tidak terlalu sibuk lagi untuk mencari dan mengajak masyarakat berdonor darah atau berdonasi. Mereka dengan sendirinya datang untuk memberikan donor darah,” ujarnya.

Pengurus PMI Pusat, Muhammad Muas mengatakan peringatan HUT ke-79 Palang Merah Indonesia mengingatkan bahwa kita bergelut dengan kepentingan yang sama yakni urusan kemanusiaan yang tidak ada sekatnya.

Baca Juga  Malam ini Shabrina Tampil di Top 15 Indonesian Idol 2025

PMI adalah wadah organisasi yang membuat kita meleburkan kepentingan apapun, mengingat disini yang kita dapat adalah amal dan surga janjinya karena kita membuat orang bertambah sehat dan hidup lebih lama.

“Darah kita sama dan kita harus saling menopang. Identitas kita boleh berbeda warna, tapi kita dijahit dengan darah yang sama sehingga kita harus bisa memperkuat diri,” ujarnya. *