BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID — Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa.

Bagi anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang pria di Desa Terak Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah berinisial A nekat mengakhiri hidup.

Ia gantung diri di rumah orang tuanya, pada Rabu (2/10/2024) sekira pukul 11.00 Wib. Diduga korban nekat bunuh diri lantaran masalah keluarga.

Kepala Desa Terak, Marzali membenarkan kejadian tersebut, namun korban bukanlah warga Desa Terak.

“Benar memang bunuh diri dengan cara gantung diri di rumah orangtuanya, tapi untuk KTP dan KK, termasuk nama korban saya tidak tahu, karena bukan warga Terak,” terangnya.

Baca Juga  Ternyata Ini Penyebab Pria di Toboali Nekat Akhiri Hidup

“Sedangkan, kedua orangtuanya, sudah sepuh atau lansia pindahan dari Penagan, yang mana orangtua korban sudah KTP dan KK Desa Terak, sedangkan korban belum,” sambungnya.

Ia mengatakan, usia korban kisaran 30 tahun dan ditemukan warga serta perangkat desa sekira pukul 11.00 Wib dalam keadaan gantung diri menggunakan tali di rumah orang tuanya di Terak.