Dikatakan Pangihutan Sihombing, Satgas ini akan memandu dan memperhatikan setiap peristiwa yang terjadi di sekolah.

“Yang diperhatikan Satgas, bukan hanya bullying secara fisik, tapi verbal dan seksual juga diperhatikan, kejadian-kejadian ini juga menjadi penilaian dalam rapor pendidikan, kita ukur kekerasan apa saja yang terjadi di sekolah, melalui indikator inilah kita bisa menentukan kasus bullying rendah,” tuturnya.

Ia berharap, setiap guru dan warga sekolah bisa saling menjaga, agar tidak melakukan kekerasan kepada siswa di sekolah, baik antar siswa dan guru.

“Kami mengimbau kepada setiap sekolah di Bangka Tengah, agar bisa memberikan pelayanan terhadap anak dengan baik, jika anak melakukan kesalahan, tidak perlu memakai hukuman fisik, bisa dengan hukuman melalui tulisan dan lainnya, yang memberikan pembelajaran lebih baik ke anak,” pungkasnya.

Baca Juga  Ratusan Kilogram Ikan Terbuang Sia-Sia, Wabup Efrianda Dukung Home Industri Olah Hasil Perikanan