Kecamatan Jebus sebanyak 101 anak dengan persentase 6,7 persen. Untuk mendukung program ini, Pemkab Babar telah mengalokasikan anggaran senilai Rp500 juta. Anggaran tersebut terdiri dari bantuan suplemen Rp100 juta memberikan anak tidak nafsu makan.

“Sedangkan untuk bantuan susu sekitar 400 juta, diberikan kepada anak yang tidak mampu membeli vitamin. Kami
harap dengan adanya bantuan ini, angka stunting di Babar dapat ditekan secara signifikan dan meningkatkan kualitas gizi anak-anak,” harapnya.

Selain memberikan bantuan susu, pemerintah daerah juga akan meluncurkan program pencegahan stunting pada tahun 2025 yang akan fokus pada ibu hamil untuk mencegah stunting sejak awal kehamilan.

“Tahun 2025, kami juga akan mencegah dari tingkat ibu hamil, jadi kita cegah dari pasca hamil hingga lahir,” jelasnya.

Baca Juga  Bawaslu Babar Perkuat Kelembagaan, Susun Program 5 Tahun ke Depan