“Kami juga bisa membuktikan, jika semua proses perizinan diduga didapatkan dengan cara manipulatif, pemalsuan tanda tangan dan tak sesuai aturan, karena kami punya semua bukti dan kami siap tantang PT. Timah untuk hal itu,” sambungnya.

Sementara itu, Direktur Wahana Lingkungan Hidup Bangka Tengah Hafiz menegaskan, jika PT. Timah tidak tahu malu, karena berani menambang di Beriga, namun tidak memberantas tambang ilegal yang mencuri timah di IUP mereka.

“PT. Timah ini sedang tercoreng namannya, di mana Dirut PT. Timah tersangka kasus mega korupsi 300 Triliun. Terus juga, PT. Timah kenapa tidak mengurusi IUP mereka yang sedang ditambang secara ilegal,” tegasnya.

Direktur Eksekutif Walhi Babel itu juga menyebutkan, semua wilayah laut yang ditambang PT. Timah semuanya hancur dan tak ada perbaikan yang mampu dilakukan walau melalui reklamasi.

Baca Juga  Ratusan Warga Desa Batu Beriga Tolak Rencana Penambangan Laut PT Timah Tbk

Ia menambahkan, jika daerah yang ada tambang PT. Timah juga terbukti tak ada kenaikan ekonomi.

“Di darat reklamasi gak selesai, di laut apalagi. Terus semua daerah yang ada tambang PT. Timah malah tak ada yang maju. Jadi tak sesuai dengan apa yang mereka janjikan. Apalagi, masyarakat Beriga tak pernah dilibatkan dalam proses izin eksplorasi,” ungkapnya.

“Makannya PT. Timah sudah lah, jangan urus Desa Beriga, tapi urus IUP bermasalah dan manajemen PT. Timah dan warga terus gaungkan kebenaran,” tambahnya.

Sementara itu, saat hendak di wawancara, Sigit Prabowo selaku divisi head area PT. Timah wilayah Bangka Tengah dan Bangka Selatan menolak diwawancara.

Baca Juga  Akhirnya Pasangan Suami Istri di Dinas LH Bateng Jadi Tersangka Tipikor Tahura Mangkol

“Nanti saja” katanya.

Hingga masyarakat bubar, tak ada hal apapun yang disampaikan PT. Timah ke masyarakat. Bahkan, pihak awak media sendiri tidak tau kedatangan mereka apakah untuk sosialiasi atau ingin bagi-bagi beras.

Bahkan, demo hampir saja ricuh karena warga ingin menarik kru PT. Timah agar pergi dari Desa Batu Beriga.