“Acara ini tidak hanya seremoni saja tapi komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Manggar,” ujar Pjs Bupati Asmawa.

Ia mengungkapkan tradisi makan bedulamg harus bisa dilestarikan. “Makan bedulang harus dilestarikan karena ini mengambarkan kolaborasi, persaudaraan. Ini contoh konkret gotong royong yang menjadi simbol kebersamaan masyarakat Kota Manggar,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Manggar Herri Susanto mengatakan pihaknya tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun Manggar dan menjalankan program lainnya tapi butuh kolaborasi dan sinergitas dari semua pihak,” ujar Herri.

Oleh karena itulah, pihaknya berkolaborasi dengan Perangkat Daerah untuk menyiapkan dulang berisi makanan hingga totalnya berisi ratusan dulang,” ungkap Herri.

Baca Juga  Pemkot Pangkalpinang Belajar Penerapan Kebijakan TPP ke Beltim