“Sampai dengan hari ini, 9 Oktober 2024, jumlah statistik tenaga PHL yang sudah melakukan pendaftaran dan yang membuat akun pada sistem sscasn sebanyak 1.214 peserta yang terdiri dari tenaga Guru berjumlah 49 peserta, tenaga Kesehatan berjumlah 67 peserta, tenaga Teknis berjumlah 1.098 peserta,” tambah Rori.

Rori mengingatkan kepada para pelamar untuk tidak melakukan submit di akhir waktu mengingat rekrutmen PPPK ini dilaksanakan hampir di seluruh instansi baik di pusat maupun daerah.

“Sistem yang digunakan sama yakni sscasn, jadi mencegah penumpukan di akhir waktu, di mana banyak sekali pelamar yang akan mengakses sistem di saat yang bersamaan, serta untuk mengantisipasi terjadi server down,” tegas dia.

Baca Juga  BKPSDMD Bangka Selatan Launching Aplikasi Lentera bagi ASN

Ia menyebutkan bahwa pihaknya sudah memberikan pemahaman kepada pegawai PHL terkait dengan seleksi PPPK, dengan melakukan sosialisasi kepada seluruh PHL yang dilaksanakan di GOR pada awal tahun 2024.

“Kegiatan sosialisasi tersebut kita lakukan secara berkala menyampaikan informasi melalui subbag kepegawaian OPD, dan menyediakan helpdesk untuk membantu pelamar yang mengalami kesulitan pada tahapan pendaftaran. semoga upaya yang sudah dilakukan dapat memberikan dampak positif, dan dapat meminimalisir kegagalan pada saat seleksi administrasi,” sebut Rori.

Rori mengimbau kepada pelamar PPPK agar sebelum melakukan submit, untuk dapat memeriksa kembali jenis formasi yang dilamar, kualifikasi pendidikan serta dokumen persyaratan yang telah diunggah, guna menghindari kegagalan administrasi

Baca Juga  Event Sport Tourism Pongok Trail Run 2024 Sukses Digelar

“Seluruh peserta yang telah memenuhi persyaratan untuk dapat memanfaatkan dan mengikuti seleksi penerima PPPK 2024, yang pastinya jangan fokus terhadap jumlah formasi yang ada, jika sudah memenuhi persyaratan silakan daftar. Karena NIK yang sudah terdata dan sudah ikut tes namun tidak lulus dimungkinkan bisa ikut PPPK paruh waktu,” tutupnya.