Begini Kronologi Penemuan Mayat IRT Bersimbah Darah di Dusun Penganak
BANGKA BARAT, TIMELlNES.ID — Polsek Jebus, Kepolisian Resor (Polres) Bangka Barat (Babar) telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan mengambil keterangan saksi-saksi atas temua seorang perempuan tewas di Dusun Penganak, Desa Airgantang.
Dari hasil olah TKP, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (11/10/2024) dini hari. Awalnya, Bhabinkamtibmas Desa Airgantang mendapatkan laporan dari orang tua korban atas nama Ng Fo Sui. Menemukan anak angkatnya, Lenny (21) terbaring bersimbah darah.
“Posisinya di kamar tidur. Bhabin kita itu dapat informasi sekira pukul 04.00 Wib. Kemudian personel polsek sama Kadus Penganak datang ke TKP dan melihat korban sudah terbujur kaku tidak bernyawa,” ujar Kapolsek Jebus Kompol Albert Daniel Hamonangan Tampubolon, Jumat (11/10/2024).
Setelah itu, personel Polsek Jebus melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP). Kemudian membawa mayat korban di Rumah Sakit Kecamatan Parittiga untuk dilakukan Visum et Repertum (VER).
“Dugaan awal korban dibunuh oleh suaminya sendiri yg mengalami depresi atau sedang menjalani masa pengobatan gangguan jiwa atau rawat jalan. Pelaku atau suami bernama Riki Arianto berusia sekita 26 tahun, hingga saat ini sedang dilakukan pencarian oleh anggota Polsek Jebus dan Opsnal Reskrim Polres Babar,” jelasnya.
Dilansir, nasib malang dialami seorang ibu rumah tangga (IRT) di Dusun Penganak, Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Bangka Barat (Babar). Pasalnya, ia ditemukan tewas di kediamannya, pada, Jumat (11/10/2024) dini hari.
Dari informasi yang di dapatkan korban berinisial LN. Wanita berusia 21 tahun itu meninggal setelah mengalami sejumlah luka tusukan di bagian tubuhnya. Korban diduga dibunuh suaminya, berinisial RA (26).
