Arsyad, 64 tahun warga Desa Kace mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Rudi Center dan PDI Perjuangan yang sudah memberi kesempatan untuknya mengikuti operasi katarak gratis. (Foto Zhavia)

“Jika masih ada pasien yang mendaftar besok akan tetap kita layani karena kita tidak membatasi karena kita dibantu dokter-dokter terbaik dari Bandung,” ujarnya.

Terpisah, Arsyad, 64 tahun warga Desa Kace mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Rudi Center dan PDI Perjuangan yang sudah memberi kesempatan untuknya mengikuti operasi katarak gratis.

“Ini operasi pertama dan sudah 15 tahun saya menunggu. Saya dapat informasi saat mendengar radio,” katanya kepada media.

Ia berharap operasi katatak yang digelar oleh Rudi Center dan PDI Perjuangan dapat terus berlangsung karena sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bangka Belitung.

“Saya dukung PDI Perjuangan, semoga semakin maju dan kita semua semoga sehat,” ujarnya.**

Baca Juga  3 Bulan hanya Terima Gaji Pokok Rp6 Juta, Wagub Hellyana Terpaksa Jual Mobil Pribadi untuk Operasional Dinas