Kasus Penyiraman Suami dengan Air Panas Masih Diselidiki Polisi
Perwira balok 2 itu menjelaskan, hingga kini kasus masih tahap penyelidikan dan akan berlanjut. Ia menyebutkan, korban disiram diduga selingkuh, sehingga istri naik pitam.
“Kami masih penyelidikan dan korban masih di visum luar. Kami akan meminta keterangan semua pihak, agar kasusnya jelas. Sementara itu saja,” tutupnya.
Sementara itu, Kapolres Bangka Tengah AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan dirinya dan jajaran sudah melakukan cek TKP secara langsung.
“Benar adanya, informasi pagi tadi, ternyata akibat dari KDRT kemudian disiram (air panas), setelah beberapa hari kemudian meninggal dunia di rumah sakit,” katanya.
Kepolisian melakukan cek TKP guna memastikan situasi dan kebenaran informasinya seperti apa, dan diduga ada kesengajaan menyiram air panas dari pihak pelaku.
“Kita dalami dulu keterangan dari saksi-saksinya termasuk ahli forensik juga datang,” ujarnya.
Dugaan sementara motif penyebab pelaku nekat melakukan tindakan penyiraman air panas belum bisa dipastikan, karena kepolisian masih penyelidikan agar lebih valid.
“Masih ada langkah-langkah yang belum finis dari penyelidikan, meminta keterangan saksi dan terduga pelaku,” imbuhnya.
