Kemudian, penyusunan data estimasi input-output lingkungan (PDRB Hijau), penyusunan rumusan strategi kebijakan perencanaan tata ruang wilayah lestari.

“Selanjutnya, penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) dan rumusan program, strategi serta kebijakan pembangunan rendah karbon, termasuk target penurunan emisi GRK,” tutur Era.

Era juga berharap, OPD yang nantinya terlibat dalam penyusunan dokumen kebijakan tersebut dapat memberikan dukungan terhadap Tim TEA.

“Mari terus bersinergitas dan berkolabsorasi untuk pembangunan di Bangka Tengah lebih baik lagi,” imbuhnya.

Baca Juga  Bangka Tengah Tidak Turunkan Atlet Menembak pada Kejurda di Beltim, Ini Alasannya