“Mereka terus melakukan puncak perlawanan kepada penjajah tanpa rasa takut. Hingga akhirnya, pecah puncak perlawanan masyarakat Indonesia pada 10 November 1945 yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan,” sambungnya.

Momentum hari santri 2024, diharapkanya bisa memperkuat komitmen kita semua, khususnya para santri dalam merengkuh masa depan dan mengwujudkan cita-cita bangsa.

“Santri harus percaya diri, karena santri bisa menjadi apa saja. Santri bisa menjadi presiden, gubernur, bupati, guru dan lainnya, kalau ada kemauan insyaAllah bisa jadi apapun,” ucap Era.

“Jangan takut mondok, karena memang ilmu agama haru diprioritaskan, yang lain insyaallah mengikuti, saya berharap Pondok Pesantren Zahratul Awwabin bisa mencetak generasi hebat dan unggul,” imbuhnya.

Baca Juga  Angka Kemiskinan Bateng Naik, Era Minta Dinas Turun ke Lapangan, Jangan hanya di Kantor