Bawaslu Pangkalpinang Ajak Media Beri Edukasi Pengawasan Pilkada ke Masyarakat
Ia mengatakan sosialisasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih pada Pilkada serentak nanti.
Indikatornya adalah hasil dari komunikasi dan sosialisasi ke seluruh pihak dan kawan-kawan media sebagai perpanjangan tangan memberi informasi seluas-luasnya agar masyarakat Pangkalpinang menggunakan hak pilihnya dan memilih pemimpin sesuai hati nurani tanpa paksaan.
“Dalam pengawasan kami ada jalur-jalur yang ditentukan untuk memberi informasi ke Bawaslu kota Pangkalpinang. Hasilnya nanti dimulai dari proses tahapan kampanye sehingga hasil Pilkada 27 November nanti termaksimalkan, dari penyelenggara juga tercapai angka partisipasi pemilih dan hasil pilkada nanti dapat diterima oleh masyarakat. Namun proses ini harus kita awasi bersama agar pilkada kita bermartabat dan berdaulat,” ujarnya.
Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Babel, Davitri mengatakan sejak 25 September lalu sudah masuk tahapan kampanye sampai 24 November nanti. Dan tahapan inilah salah satu indikator memberi informasi ke publik bahwa saat ini ada pengawasan kampanye.
Oleh karena itu sosialisasi terus dilaksanakan agar aturan kampanye sesuai aturan sehingga diperlukan pengawasan sehingga semua taat aturan karena tugas Bawaslu menegakkan keadilan pemilu. Namun ini harus ada partisipasi dari kita semua termasuk media dan organisasi masyarakat.
“Kita harap paslon taat kepada aturan, baik itu alat peraga kampanye (APK) dan zonasi yang diterapkan sesuai UU dan PKPU. Mari kita awasi bersama tahapan kampanye ini karena keterbatasan jumlah personel kami dan kita harap masyarakat juga percaya ke Bawaslu dan KPU sebagai penyelenggara agar semua proses berjalan baik,” ujarnya.*
