Oleh karena itu, harus bisa-bisa merawat badan supaya tidak mendengar ungkapan macam mambu tepalak mantak dari orang lain.

Selain itu, ikan tepalak juga sering digunakan untuk ungkapan macam tepalak budu. Ikan tepalak jika sudah makan umpan pancing, dilepaskan kembali, dipancing lagi, maka ia akan makan umpan pancing yang sama. Hal itu bisa dilakukan secara berulang-ulang. Orang yang diungkapkan dengan macam tepalak budu tidak mengambil pelajaran atau hikmah dari hal yang telah dilakukannya yang umumnya hal negatif.

Eh tapi ternyata, ikan tepalak enak juga kalau dijadikan sambal. Lha, kok bisa? Kalau di Namang dikenal dengan nama sambal pirek yang bahan utamanya dari ikan tepalak. Mungkin di daerah lain namanya berbeda.

Baca Juga  Ceng Beng

Bagaimana cara membuatnya?
Ikan tepalak bersihkan perutnya, biarkan sisik, tidak perlu dibuang. Masukkan ke api. Setelah dirasa matang, angkat ikan tepalak. Buang sisik-sisiknya, ambil dagingnya. Setelah itu masukkan serai tanah beberapa potong untuk mengurangi bau anyir, garam, cabai kemudian ditumbuk. Tumbuk sampai serai tanah dan bumbu-bumbunya hancur. Sambal pirek siap dihidangkan. Siapkan rebusan. Dijamin bakal nambah nasi.
Sudah pernah coba?
Kalau belum, boleh dicoba, dijamin nagih.