“Berkaca dari tahun sebelunnya lima tahun ke belakang cuma 56 persen ini sangat rendah dan target kita sama dengan pemilu kemarin 83 persen sesuai dengan sama dengan pemilu. Karena ini memilih pemimpin, memilih bapak, induk orang tua kita baik itu kota pangkalpinang maupun provinsi bangka bekitung, ” ujarnya.

Sementara Ketua KPU, Sobarian menyambut baik kujungan Pj Wali Kota Pangkalpinang. Ia menuturkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, KPU sudah memiliki program di antaranya Yok Ngupil dan Natak Sepradik di mana pihaknya melakukan kunnungan langsung ke masyarajat di 42 kelurahan.

Selain itu pada pertemuan tersebut, Sobarian juga meminta kepada Pj Wali Kota Pangkalpinang agar menekankan kepada RT/RW untuj membantu proses sosialisasi guna meningkatkan partisipasi maayarakat dalam memeriahkan pesta demokrasi nantinya.

Baca Juga  APBD Babel 2025 Disahkan Rp2,5 Triliun

“Jadi meminta kepada beliau untuk menyampaikan kepada RT dan RW untuk membantu sosialisasi tanggal 27 November nanti untuk datang ke TPS. Tadi sudah di sampaikan tadi kalu ada stand banner atau apapun bisa menggunakan foto Pj Wali Kota untuk membuat ajakan datang ke tps, ” urainya.

Sobarian juga menjelaskan terkait dana hibah yang dikucurkan oemerintah kota sejumlah 23 milyar rupiah, hingga saat ini telah terserap mendekati 59 persen dan nanti akan membengkak menjelang akhir pelaksanan pilkada.

“Nanti akan membengkak pada biaya KPPS. Ada pembayaran tenda, gaji KPPS dan pengadaan-pengadaan lainnya, ” pungkasnya.