27 Calon Guru Penggerak di Bateng Tampilkan Puluhan Hasil Karya
“Kemudian, bagi para calon guru penggerak, kami berharap dapat menularkan ilmu yang diperoleh selama proses tersebut, agar bisa benar-benar diterapkan di sekolah, baik itu di dalam maupun di luar,” harapnya.
Salah satu calon guru penggerak angkatan 10, Sunardi (35) asal SDN 7 Lubukbesar mengungkapkan dirinya juga pernah mengikuti program pendidikan guru penggerak di angkatan 6, tetapi tidak masuk ke tahap selanjutnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan terdapat berbagai pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti proses pendidikan guru penggerak, baik itu dalam hal berkolaborasi, berelaborasi serta mengimplementasikan aksi nyata.
“Pada program pendidikan guru penggerak ini kita mengenal Alur merdeka yang mana kita harus mulai dari diri, eksplorasi konsep, ruang kolaborasi, demonstraksi kontekstual, elaborasi pemahaman, koneksi antar materi hingga kita harus menerapkan atau mengimplementasikan aksi nyata sebagai bentuk peningkatan kompetensi,” ujar Sunardi.
Sunardi yang memiliki program Sidul Ke Lisa atau Siswa-siswi Peduli Kebersihan Lingkungan Sekolah ini mengajak para guru untuk terus bersemangat dalam meningkatkan kompetensi melalui program-program pendidikan yang ada.
“Ayo, kita bersama-sama meningkatkan kualitas dan kompetensi sebagai pendidik, terutama dengan mengikuti pendidikan-pendidikan yang ada, salah satunya guru-guru pendidikan ini, karena banyak ilmu dan pengetahuan baru yang bisa diperoleh dan diimplementasikan,” tuturnya.
“Mari kita menjadi bagian dari transformasi perubahan untuk kemajuan pendidikan Kabupaten Bangka Tengah yang lebih baik,” tambahnya.
Aksi nyata yang dilakukan para calon guru penggerak di Kabupaten Bangka Tenyah di antaranya Babel Sehati (Bawa Bekal Sederhana, Sehat dan Bergizi), Sajadah (Sedekah Sampah Jadi Berkah), Sidul Ke Lisa (Siswa-siswi Peduli Kebersihan Lingkungan Sekolah), Diet Plastik, My Easy of English Path (MEEP), Keresek (Kegiatan Rebana Sekolah), SPANDASS Betusah (SMP Negeri 2 Sungaiselan Berliterasi dan Bertutur Kisah), Mega Seris (Metode Gasing Setiap Kamis), Gading (Gasing dan Mading).
Selain itu ada juga SAMISAKU (Satu Minggu Satu Buku), Jumat Bekisah (Bercerita Kisah Sarat Hikmah), POLISI (Pohon Literasi), Dumisabu (Dua Minggu Satu Buku), PTM (Pemanfaatan Teknologi pada Matematika), SIKRELIS (Siswa Kreatif Menjaga Lingkungan Sekolah), Satu Sama (Saling Membantu untuk Semua ), Cek Pertalite (Cek Perkalian Tabrak Lima Menit), Gelisah (Gerakan Literasi Sekolah), Gemari (Gerakan Membaca Setiap Hari 15 Menit), Empedu (Empat Pekan Berbudaya), Gelisah (Gerakan Literasi Sekolah), Jamuku (Jumat Membaca Buku), Selasi (Selasa Berliterasi), Menulis Kreatif, Gembung Betelok (Gerakan Sambung Bersama Literasi Elok), Poliluk (Pojok Literasi Luar Kelas ), dan Bejaribastek (Belajar Interaktif Berbasis Teknologi).
