Ia menambahkan, rekan korban saat itu mulai khawatir dan langsung meminta pertolongan kepada penambang lain. Yang berada dekat dengannya untuk mencari tahu keberadaan dari korban. Saat itu, seorang pria berinisial J dan D langsung membantu I mencari korban.

“Lalu J menyelam ke dalam laut untuk mengetahui keberadaan korban. Pada saat menyelam di dalam laut, J menemukan korban sedang tertimpa tanah. Kemudian J naik ke atas dan memberitahu teman yang lain. Jadi I dan D turun ke dalam laut,” katanya.

“Mereka bertiga kemudian mencoba mengeluarkan korban dari timpaan tanah dengan cara menyemprot tanah menggunakan kompresor. Evakuasi itu berlangsung sekitar lebih kurang 1 jam dan korban berhasil diangkat ke permukaan air laut,” tambah dia.

Baca Juga  Selain Tipikor Transmigrasi, Mantan Honorer BPN Babar juga Terlibat Dugaan Mafia Tanah di Buyankelumbi

Lebih lanjut, meski berhasil dievakuasi nahas korban sudah dalam keadaan tidak bernafas dan dinyatakan meninggal dunia. Atas kejadian itu, mayat korban kemudian di bawa ke kediamannya di Desa Semulut untuk dikebumikan.