Suhu Ekstrem Terjadi di Bangka Belitung, Begini Penjelasan BMKG
“Kondisi ini ditambah dengan adanya pengaruh cuaca lokal di sekitar wilayah Bangka Belitung seperti belokan angin dan konvergensi. Hal itu menyebabkan potensi pertumbuhan awan konvektif semakin kecil,” ujar Kurniaji, Kamis (31/10/2024) kepada wartawan.
Dia mengatakan, efek yang ditimbulkan dari kondisi itu langit sering berada dalam posisi cerah (clear). Sehingga sinar matahari terpapar langsung ke objek, khususnya yang sifatnya memantulkan sinar cahaya. Selain itu, ada beberapa hal lain yang terjadi.
Di mana, saat ini masih berlangsung peralihan dari pergerakan Monsoon Australia ke Monsoon Asia yang membuat terjadinya variasi hujan ke kemarau. Hal itu menyebabkan suhu terasa lebih panas akibat dari kelembaban yang cenderung rendah.
“Kondisi serupa ini akan terjadi hingga awal November 2024 mendatang dan akan kembali seperti semula kalau dari prediksi kami. Dengan hujan yang akan kembali rutin turun seperti biasanya. Kembali seperti yang terjadi pada hari ini,” katanya.
