Lisa mengungkapkan salah satu masalah yang ada di RSUD Kriopanting Kabupaten Bangka Selatan banyaknya pasien yang butuh transfusi darah.

Selain itu, belum lengkapnya alat transfusi darah yang ada di RSUD Kriopanting.

Kata Lisa, persoalan tersebut dibenarkan Pj Direktur RSUD Kriopanting apt. Himawan.

“Pasien harus dirujuk ke rumah sakit rujukan terdekat dan sulitnya kesediaan darah. Beberapa kasus setelah dirujuk rumah sakit rujukan juga tidak memiliki kesediaan darah, sehingga pasien harus dirujuk kembali ke RSUD yang ada di Kota Pangkalpinang dan RSUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” tambahnya.

Untuk itu, lanjut Lisa, masalah ini menjadi tugas kita bersama dalam pemenuhan sarana dan prasarana dalam pelayanan kesehatan dan keterlibatan semua stakeholders, tidak hanya pemerintah dan OPD terkait tetapi juga relawan donor darah dan PMI untuk aktif dalam kegiatan donor darah, untuk memenuhi kebutuhan darah.

Baca Juga  Bukan hanya di Bateng dan Beltim, di Bangka Selatan, Puluhan TPS juga Alami Kekurangan Surat Suara

“Semoga segera ada solusi agar tidak ada lagi keluhan pasien tentang transfusi darah di RSUD Kriopanting,” tutup Lisa.