Ia menyampaikan, ada 3 solusi praktis yang bisa dilakukan, yakni bergabung dalam komunitas pengusaha lokal untuk berbagi ilmu dan kolaborasi, mengikuti pelatihan dan program UMKM dari pemerintah atau lembaga lain.

“Kemudian, memanfaatkan media sosial untuk promosi dan penjualan,” ujar Era.

Era menuturkan, upaya meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan industri rumahan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ekonomi, tapi sebagai pintu masuk menuju terwujudnya ketahanan keluarga.

“Saat ini Pemkab Bangka Tengah terus berkomitmen mengembangkan industri rumahan, khususnya bagi para Ibu-ibu Rumah Tangga dengan terus melaksanakan kegiatan pengawasan jaminan kesehatan produk, pengemasan produk yang menarik, pemberian modal usaha UMKM melalui kerjasama dengan bank dan kegiatan lainnya,” tuturnya.

Baca Juga  Kejari Bateng Utamakan Penanganan Perkara Humanis melalui Restoratif Justice

“Semoga, pelaku usaha di Bangka Tengah semakin berkembang pesat usahanya,” imbuhnya.