Pada keesokan harinya Senin, 4 November pukul 16.00 Wib, cucu korban pergi ke kebun untuk melihat korban.

Tiba di pondok kebun, cucu korban tidak menemukan Satinja.

Saat itu, pondok korban dalam keadaan terkunci dengan alat-alat kebun korban berada di dalam pondok tersebut.

Mengetahui hal tersebut, cucu korban berusaha melakukan mencari neneknya di sekitaran lokasi kebun.

Namun korban tidak ditemukan. Upaya pencarian berlangsung hingga pukul 20.00 Wib, namun korban belum juga dapat ditemukan.

keluarga korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke BCC (Basarnas Command Center) selanjutnya diteruskan Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.

Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue USS Toboali menuju lokasi kejadian yang berada di perkebunan Desa Pasir Putih, Tukak Sadai.

Baca Juga  Tangani Banjir di Kolong Bakung, Tahun Ini Pemkab Basel akan Pasang Box Saluran Drainase

Tim SAR gabungan yang didukung oleh Tim Resuce USS Toboali, Polsek Sadai, beserta keluarga korban  berupaya melakukan pencarian terhadap korban dan melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban.