Gapoktan Pading Makmur Lubukparik Panen Cabai Merah hingga 2,4 Ton
Sementara itu, Kepala DPKP Pemprov Babel, Edi Romdhoni menyampaikan bahwa proliga merupakan suatu inovasi, di mana budidaya cabai merah yang biasanya dilakukan konvensional, kemudian bisa dilipatgandakan dengan berbagai komponen.
“Bantuan proliga di Babel ini tersebar di 10 titik Gapoktan. Ini merupakan ilmu baru bagi petani dan sebagian besar mereka puas walaupun tidak semua berhasil karena beberapa faktor, tapi alhamdulillah rata-rata dari 10 Gapoktan tersebut berhasil,” terang Edi.
Ia berharap kebutuhan cabai merah di Babel bisa terpenuhi oleh petani lokal melalui proliga ini.
“Tentunya kami berharap agar biaya produksi dan harga jual cabai merah lokal bisa sepadan dengan daerah lainnya, sehingga tidak perlu dipasok dari petani luar Babel,” ujar Edi.
Sebagai produsen, Ketua Gapoktan Pading Makmur, Maimun (52) mrngungkapkan panen kali ini merupakan panen kelima dengan total cabai merah yang dipanen sebanyak 2,4 ton.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang memberikan banyak manfaat bagi petani.
“Manfaat dari proliga ini sangat banyak, sebelumnya kami kurang mengetahui masalah penyakit/hama pada cabai kini menjadi tahu. Semoga bantuan seperti ini bisa berlanjut sehingga kami para petani bisa meningkatkan kuantitas panen cabai,” imbuhnya.
